Rabu, 12 Agustus 2015

Memberdayakan Diri melalui Self Hypnosis

Self Hypnosis atau Self Hipnotis merupakan suatu teknik untuk memprogram diri sendiri, atau teknik  melakukan Self-Talk & Visualization dengan tujuan agar dipahami oleh Sub-Conscious dan berikutnya diharapkan menjadi nilai baru. Adapun definisi hypnosis itu sendiri yang dibuat oleh U.S. Department of Education, Human Services Division, dikatakan bahwa; “Hypnosis is the by- pass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking” atau “Hypnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti”. Jika seseorang menggunakan teknik Self – Hypnosis, ia bisa memberikan program sugesti positif sederhana terhadap bawah sadarnya agar berjalan sesuai apa yang diinginkannya. Sehingga dapat disimpulkan sebagai upaya sistematis dan terprogram yang dilakukan sendiri dengan memasukkan program – program positif sebagai usaha untuk lebih meningkatkan faktor positif diri sendiri. Cara ini diketahui dapat menetralisir ketegangan (stress) kehidupan yang dialami sehari-hari, dan merelaksasikan 3 unsur jiwa raga, yaitu; nafas, gerak, dan nalar. Sehingga dapat memberdayakan diri seseorang dari permasalahan sehari-hari.

Dengan mempelajari Self Hipnotis kita akan mengetahui bahwa ada banyak hal yang pada awalnya sulit kita ingat menjadi begitu jelas dalam ingatan. Bahkan dengan hipnosis kita dapat mengolah ingatan tersebut supaya lebih berkualitas. Kita dapat menghilangkan trauma, phobia, meningkatkan percaya diri, dll.

Prinsip Self Hypnosis
Prinsip dasar Self Hypnosis menurut Bapak Yan Nurindra, pendiri The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH) adalah “berbicara” dan “memberikan instruksi” kepada diri sendiri / Pikiran Bawah Sadar. Selanjutnya diharapkan jika pikiran bawah sadar sudah memahami apa yang kita “instruksi”-kan, maka pikiran bawah sadar ini akan mempengaruhi tindakan di kehidupan sehari-hari, mengingat kontribusi dari pikiran bawah sadar sangat dominan, yaitu 88%.

Pikiran bawah sadar memiliki “gerbang”, dan juga memiliki “bahasa” tersendiri. Oleh karena itu jika kita memiliki kemampuan untuk “membuka” gerbang ini, dan juga kita mampu berkomunikasi dengan “bahasa” yang dipahami oleh pikiran bawah sadar, maka kitapun dapat melakukan pemrograman diri sendiri seperti yang telah dijelaskan di awal.

Jadi prinsip dasar dari Self Hypnosis adalah :
Ø  Membuka gerbang pikiran bawah sadar;
Ø  Berbicara dengan pikiran bawah sadar sesuai dengan “bahasa” yang dipahaminya.

Program sugesti yang dimasukkan, harus menuruti ketentuan-ketentuan dalam teknik hipnoterapi, yaitu sebagai berikut:
(1)    Afirmasi dan Sugesti disampaikan di dalam hati;
(2)    Menggunakan Kalimat positif;
(2)  Saat kini;
(3)  Dengan pengulangan;
(4)  Jika diperlukan dapat berupa kalimat progresif (bertahap).

Untuk memberikan hasil maksimal dalam proses Self - Hypnosis, maka pada saat pemrograman disarankan untuk:
(1)   ditambahkan dengan Imajinasi (visualisasi) dan emosi positif;
(2)   dilakukan dalam posisi duduk santai (misal di sofa);
(3)   Bisa dilakukan sambil posisi tidur;
(4)   Setiap sesi Self Hypnosis sebaiknya hanya memasukkan satu macam tema.


Dalam sehari boleh dilakukan beberapa kali Self Hypnosis dalam berbagai tema.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar