Rabu, 08 Juli 2015

Terapi Musik

Musik mempunyai pengaruh pada kondisi psikis. Saat kita mendengarkan musik yang keras dan menghentak, maka tubuh spontanitas menjadi semangat. Namun saat kita mendengarkan musik yang lembut, tubuh menjadi rileks, nyaman dan santai. Hal ini terjadi karena tubuh mengikuti ritme musik. Untuk mengurangi stres, sebaiknya anda mendengarkan musik yang lembut baik berupa lagu murni maupun hanya instrumen. 

Musik bisa dijadikan terapi untuk seseorang. Seseorang dapat menggunakan musik murni maupun musik instrumen yang tanpa menggunakan vokal penyanyi. Apabila anda mendengarkan musik / lagu murni, pastikan lirik dalam lagu tersebut positif dan menimbulkan kesan hangat, santai, dan bahagia. Jangan pernah mendengarkan lagu galau dan menggunakan lirik negatif, HARAM hukumnya jika seseorang yang sedang stres serta banyak masalah justru mendengarkan musik galau. Inilah yang dewasa ini banyak dilakukan oleh generasi muda, mereka justru mendengarkan musik galau karena asumsi mereka sama kisahnya dengan yang mereka alami.


Saya sarankan anda mendengarkan musik instrumen maupun lagu yang memiliki kenangan indah di masa lalu. Namun tetap memperhatikan lirik positif dan memberdayakan. Musik ini berfungsi sebagai pemicu yang akan membangkitkan kembali memori terutama emosi positif yang melekat pada memori itu. Semakin sering kita mendengarkan lagu maupun musik tersebut, maka akan semakin baik pula untuk pikiran, emosi, dan tentunya kesehatan fisik kita. Terapi musik dapat anda lakukan kapanpun dan dimanapun berada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar